Sabtu, 13 Agustus 2011

Contoh laporan biologi tentang kecambah


PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang

  Indonesia merupakan negara agraris. Letak Indonesia yang berada di darah beriklim tropis dan dilalui oleh garis khatulistiwa menyebabkan tanah di Indonesia sangat subur dan cocok untuk kegiatan pertanian. Banyak produk pertanian yang telah dihasilkan oleh tanah Indonesia, beberapa diantaranya adalah padi, palawija, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan. Kacang-kacangan merupakan produk pertanian yang banyak mengandung protein. Banyak hasil produk dari kacang-kacangan yang dikembangkan. Kacang hijau contohnya, kacang hijau dikembangakan dan ditanam menjadi kecambah atau tauge. Tauge sendiri sangat bermanfaat bagi kesehatan. Tauge juga sangat bermanfaat untuk mencegah kemandulan untuk para wanita.
            Proses dari kacang hijau menjadi tauge disebut proses perkecambahan. Tentunya pada proses perkecambahan tidaklah lepas dari faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perkecambahan. Salah satu faktor yang mempengaruhi proses perkecambahan adalah intesitas cahaya. Cahaya membantu proses pertumbuhan serta perkembangan dari sebuah kacang hijau menjadi tauge. Oleh karena itu, kami ingin mencari tahu seberapa besar pengaruh intensitas cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau menjadi tauge atau kecambah.

B.      Rumusan Masalah
1.    Apakah pengaruh intensitas cahaya terhadap perkecambahan biji kacang hijau ?
2.    Apakah perbandingan kecepatan pertumbuhan tanaman di tempat gelap dan tempat terang?
C.     Tujuan Penelitian
1.      Untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya terhadap perkecambahan biji kacang hijau.
2.      Untuk mengetahui perbandingan kecepatan pertumbuhan tanaman ( kacang hijau ) di tempat gelap dan tempat terang.
D.     Manfaat Percobaan
1.      Mengetahui efek dari intensitas cahaya matahari , baik positif maupun negatif.

Kami berasumsi  bahwa  cahaya dapat memperlambat pertumbuhan kacang hijau.

 
BAB II
LANGKAH KERJA
A.RANCANGAN  PERCOBAAN  


B. VARIABEL
Variabel kontrol : kapas, jumlah air, ukuran dan kualitas biji kacang hijau, wadah
Variabel bebas : intensitas cahaya matahari pada tempatpeletakan percobaan.
Variabel terikat :panjang batang kecambah, warna daun,keadaan batang kecambah

C.DATA KELOMPOK 2
Tabel pertambahan panjang  kecambah kacang hijau di tempat terang
No
1
2
3
4
Jumlah
Rata – rata
Pertambahan panjang
3 cm
1,5 cm
1,5 cm
1 cm
7 cm
1,75 cm

E.      Waktu
Dari tanggal 19 – 21 juli 2011
F.       Tempat
Di Laboratorium Biologi SMAN 1 Selong
 
.LANGKAH KERJA
1.Pilihlah 4 biji kacang hijau yang ukuran 1 cm dan kualitasnya baik.
2.Siapkan 2 kaca obyek.  
3.Berikan air pada kapas secukupnya.
4.Letakkan kapas pada 2 kaca obyek.
5.Letakan 4 biji kecambah kacang hijau ke dalam masing-masing kaca obyek yang sudah dilapisi kapas.
6.Gunakan selotip untuk menjaga kecambah agar posisinya tidak berubah.
7.Letakkan kaca obyek dalam cawan petri.
8.Letakan cawan petri di cahaya yang berintensitas tinggi.
9.Amati dan catat panjang kecambah selama 2 hari.
10.Tabulasikan data ke dalam table

PEMBAHASAN
Kesimpulan
Pada dasarnya tumbuhan membutuhkan cahaya. Banyak sedikitnya cahaya yang dibutuhkan tiap tumbuhan berbeda-beda. Dari percobaan yang telah kita lakukan terhadap perkecambahan kacang hijau dengan biji, air dalam dalam kapas yang sama namun dengan cahaya yang berbeda (ditempatkan pada tempat yang bercahaya dan tanpa cahaya), kita dapat mengambil kesimpulan bahwa hipotesis yang kita perkirakan telah benar.
Tumbuhan yang berada pada tempat gelap akan lebih cepat tinggi (etiolasi) daripada tumbuhan yang berada di tempat terang/bercahaya. Atau dapat dikatakan bahwa cahaya memperlambat/menghambat pertumbuhan meninggi (primer). Hal tersebut dapat terjadi karena cahaya dapat menguraikan auksin.



















































Tidak ada komentar:

Poskan Komentar